Gelar Andi ini dalam beberapa referensi salah satunya disebutkan bahwa dia diberikan oleh kolonial Belanda sebagai penanda untuk keturunan bangsawan yang memiliki darah biru murni untuk selanjutnya diberikan kesempatan mendapatkan kesempatan sekolah dengan berbagai jenjang oleh Belanda kala itu.

Namun terlepas dari hal tersebut, kita perlu menganggap bahwa ini menjadi salah satu kekayaan budaya dan adat negeri ini.

Viralnya berita tentang perubahan nama yang mencantumkan gelar andi ini memang mau tak mau pasti akan menimbulkan beragam tanggapan. Apatahlagi beberapa nama diantaranya adalah tokoh di Sulsel bahkan nasional.

Pilihan bijak mungkin adalah sebaiknya kita tetap berprasangka positif oleh karena kebenaran sumber beritanya terutama yang ditiktok itu masih perlu dikaji mendalam. Sebab ini persolan silsilah yang menurut saya setiap person itu pasti memiliki alasan kuat dalam mencantumkan gelar bangsawan di depan namanya.

Gelar Andi ataupun ini telah mengalami perubahan sosial berupa makna yang semsstinya mengikuti kemajuan zaman. Bahwa penegasan keturunan bangsawannya mungkin sudah saatnya kita geser ke nomkr dua, dan paling pertama adalah perilaku dalam kehidupan sehari-hari yang perlu mencerminkan sikap seorang bangsawan, yakni mengayomi, melindungi, sipakatau, sipakalabbirik, dan bagaimana dia memegang teguh siri’ na pacce dalam kehidupannya dan kehidupan dalam bermasyarakatnya.

Pernyataan di atas sebelumnya telah di siarkan dalam wawancara langsung oleh Radio Venus Makassar 3 Juni 2024

By Anshar Aminullah

Lecturer Indonesia Timur University, Senior Researcher, Analyst Politic, Sociologist