Persoalan prostitusi sampai dunia setua apapun akan sulit untuk dihilangkan. Penyakit sosial ini akan selalu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Entah itu dari pola survive maupun pola marketing para Pekerja Seks Komersil ini. Aplikasi kencang yang diciptakan oleh beberapa pengembang pihak ketiga baik Android maupun IOS selalu memberikan ruang intim tersendiri yang kadangkala disalah gunakan untuk para oknum yang hendak bertransaksi menggunakan jasa layanan seks.

Tertangkapnya selebgram yang terindikasi melakukan transaksi layanan seks, saya pikir ini adalah gambaran dari beberapa kondisi bahwa pola marketing para PSK ini sudah hampir sepenuhnya meninggalkan pola offline. Mereka merambah pelanggannya melalui media sosial, sehingga praktis nilai tawar mereka menjadi lebih tinggi oleh karena followersnya yang banyak dipakai sebagi penegasan bahwa mereka punya kelas dan segmen tersendiri. Kondisi desakan ekonomi mereka tentu saja tetap menjadi penyumbang terbesar penyebab para pelaku ini memilih menawarkan jasa layanan seks bebas. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran terbaik bagi para selebgram di negeri ini. Sebab bagaimanapun, mereka adalah aset masa depan bangsa ini.

By Anshar Aminullah

Lecturer Indonesia Timur University, Senior Researcher, Analyst Politic, Sociologist