Anshar Aminullah


Ungkapan “kenapa tidak sekalian saja keluar dari Indonesia” sambil tersenyum lebar dibarengi tertawa ringan, ini tak boleh di artikan sebagai bentuk kesungguhan dan keseriusan oleh Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Gaya humor Gubernur kita ini memang rentang dimaknai negatif oleh karena jarangnya didapati mencairkan suasana dengan audience menggunakan candaan ringan ataupun humor-humor khas orang Bugis-Makassar. Dari beberapa video dikesempatan lain yang sempat saya tonton, beliau memang lebih dominan bawaan sedikit serius dan minim candaan pada forum formal. Pilihan diksinya juga menurut saya tak buruk-buruk amat dalam menghibur, sebab itu dibarengi dengan tertawa khas agar audience bisa menjadi lebih cair suasananya. Namun gaya humor seperti ini mengandung konsekwensi bagi person yang dominan seriusnya dalam sebuah forum formal. pak Gubernur termasuk mungkin. Dimana belum sempat menambahkan diksi baru guna menambah level humor dikalimat candaan awal tadi, pak ASS keburu masuk kedalam inti pembahasan dan maksud baik beliau, bahwa infrastruktur tersebut akan diperbaiki secepatnya. Pada potongan video setelah kalimat bercanda terlihat pemerintah Propinsi secara tegas keseriusannya dalam menyelesaikan masalah di Rampi. Pasca viralnya kalimat tersebut justru banyak berkah bagi Rampi. Selain Rampi menjadi lebih banyak dikenal publik, juga pada akhirnya beberapa orang dermawan melalui label organisasinya dari pengamatan sepintas saya di pemberitaan media online, itu justru akan mengirim bantuan ke Rampi. Ini perlu kita apresiasi tanpa mesti harus dimaknai ganda pada kecurigaan ada kepentingan tertentu. Ini murni bantuan bagi saudara kita di sana.
Dengan latar belakang sangat religius dan care terhadap rakyatnya, saya kira Gubernur Sulsel ini akan berupaya semaksimal mungkin komitmen pada janji diprioritas programnya selama sisa waktu masa jabatan.
Kita berikan waktu tanpa terkesan terburu-buru apalagi menekan serta melakukan pengaburan makna terhadap maksud baik Gubernur Sulsel ini. Saya kira dengan adanya peristiwa ini, Rampi akan menjadi prioritas dari Gubernur Sulsel.
Humor unik pak Gubernur Sulsel adalah ungkapan peduli dan penegasan komitmennya buat kebaikan masyarakat di Rampi. Humor yang kita harapkan menguatkan solidaritas sosial antara Masyarakat di Rampi dan sebagai bagian tak terpisah dari Sulsel.

komentar ini juga telah tayang di RRI

By Anshar Aminullah

Lecturer Indonesia Timur University, Senior Researcher, Analyst Politic, Sociologist